40 Soal Pilihan Ganda UT EKSI4203 – Teori Portofolio dan Analisis Investasi (Edisi 4)
1}. Apa definisi utama dari teori portofolio menurut Harry Markowitz?
A. Fokus pada analisis fundamental perusahaan
B. Diversifikasi untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan return
C. Investasi hanya pada saham unggulan
D. Memaksimalkan risiko untuk keuntungan tinggi
Jawaban: B
Pembahasan: Teori portofolio Markowitz menekankan pentingnya diversifikasi untuk meminimalkan risiko portofolio tanpa mengurangi return yang diharapkan.
2). Risiko sistematis dalam portofolio adalah:
A. Risiko yang dapat dihilangkan dengan diversifikasi
B. Risiko pasar yang memengaruhi seluruh aset
C. Risiko yang terkait dengan manajemen perusahaan
D. Risiko karena fluktuasi harga saham individu
Jawaban: B
Pembahasan: Risiko sistematis (market risk) memengaruhi seluruh pasar dan tidak bisa dihilangkan dengan diversifikasi.
“Download 40 soal UT EKSI4203 lengkap dengan jawaban dan pembahasan. Materi Teori Portofolio dan Analisis Investasi Edisi 4 siap untuk belajar dan ujian.”
3).Risiko yang bisa dikurangi dengan diversifikasi disebut:
A. Risiko sistematis
B. Risiko tidak sistematis
C. Risiko total
D. Risiko pasar
Jawaban: B
Pembahasan: Risiko tidak sistematis (unsystematic risk) adalah risiko spesifik perusahaan/industri yang bisa dikurangi dengan diversifikasi.
3)Return ekspektasi portofolio dihitung berdasarkan:
A. Rata-rata return semua aset di pasar
B. Bobot dan return ekspektasi masing-masing aset
C. Return aset terbesar saja
D. Return aset terkecil saja
Jawaban: B
Pembahasan: Return ekspektasi portofolio = Σ (wi × E(Ri)), yaitu jumlah produk bobot dan return ekspektasi tiap aset.
4). Manakah yang bukan prinsip diversifikasi portofolio?
A. Memilih aset dengan korelasi rendah
B. Menggabungkan berbagai jenis aset
C. Menginvestasikan seluruh modal pada satu saham
D. Mengurangi risiko spesifik
Jawaban: C
Pembahasan: Memusatkan investasi pada satu saham meningkatkan risiko, bertentangan dengan prinsip diversifikasi.
5). Jika korelasi antara dua aset negatif, apa efeknya terhadap risiko portofolio?
A. Risiko meningkat
B. Risiko menurun
C. Risiko tetap sama
D. Tidak berpengaruh
Jawaban: B
Pembahasan: Aset berkorelasi negatif saling menyeimbangkan, menurunkan risiko portofolio.
6). Sharpe Ratio digunakan untuk:
A. Mengukur return absolut
B. Mengukur kinerja portofolio dibanding risiko yang diambil
C. Menentukan harga saham
D. Mengukur volatilitas saham saja
Jawaban: B
Pembahasan: Sharpe Ratio = (Rp – Rf) / σp, mengukur return per unit risiko portofolio.
7). Beta saham menggambarkan:
A. Return rata-rata saham
B. Sensitivitas return saham terhadap pasar
C. Risiko total saham
D. Likuiditas saham
Jawaban: B
Pembahasan: Beta mengukur volatilitas saham relatif terhadap pasar; beta >1 berarti lebih volatil dari pasar.
8). Portofolio efisien adalah portofolio yang:
A. Memiliki risiko minimum tanpa memperhatikan return
B. Memiliki return maksimum untuk tingkat risiko tertentu
C. Memiliki return minimum dan risiko maksimum
D. Tidak mempertimbangkan diversifikasi
Jawaban: B
Pembahasan: Portofolio efisien terletak di efficient frontier, menawarkan return maksimum untuk risiko tertentu.
9). Capital Market Line (CML) menunjukkan:
A. Hubungan return aset tunggal dan beta
B. Hubungan return portofolio efisien dan total risiko
C. Hubungan return saham dan risiko spesifik
D. Harga saham di pasar modal
Jawaban: B
Pembahasan: CML menggambarkan kombinasi portofolio efisien dengan aset bebas risiko, return terhadap total risiko (σ).
10). Seorang investor risk-averse cenderung:
A. Mengambil risiko tinggi untuk return tinggi
B. Memilih portofolio dengan return maksimum tanpa memperhatikan risiko
C. Memilih portofolio yang meminimalkan risiko untuk return tertentu
D. Menghindari semua jenis investasi
Jawaban: C
Pembahasan: Investor risk-averse memilih portofolio yang menawarkan return tertentu dengan risiko minimum.
11). Expected return saham dapat dihitung menggunakan:
A. Analisis teknikal
B. Model CAPM
C. Rasio likuiditas
D. Return historis tanpa risiko pasar
Jawaban: B
Pembahasan: CAPM: E(Ri) = Rf + βi(E(Rm) – Rf), menghitung return ekspektasi dengan risiko pasar.
12). Portofolio dengan beta = 1 berarti:
A. Volatilitas sama dengan pasar
B. Volatilitas lebih tinggi dari pasar
C. Volatilitas lebih rendah dari pasar
D. Tidak berhubungan dengan pasar
Jawaban: A
Pembahasan: Beta = 1 menunjukkan portofolio bergerak sejalan dengan pasar.
13). Model CAPM mengasumsikan:
A. Semua investor risk-averse dan pasar efisien
B. Investor hanya mengandalkan analisis fundamental
C. Tidak ada risiko sistematis
D. Semua saham memiliki return sama
Jawaban: A
Pembahasan: CAPM mengasumsikan investor rasional, risk-averse, dan pasar modal efisien.
14). Salah satu kelemahan teori portofolio Markowitz adalah:
A. Mengabaikan diversifikasi
B. Mengandalkan estimasi return dan volatilitas yang sulit akurat
C. Tidak mempertimbangkan risiko sama sekali
D. Fokus hanya pada risiko sistematis
Jawaban: B
Pembahasan: Teori Markowitz membutuhkan estimasi return, variansi, dan kovarians yang bisa berubah-ubah, sehingga kurang praktis di dunia nyata.
15). Efek dari menambahkan aset bebas risiko ke portofolio:
A. Mengurangi total return portofolio
B. Mengubah efficient frontier menjadi straight line (CML)
C. Tidak memengaruhi risiko
D. Menghapus risiko sistematis
Jawaban: B
Pembahasan: Menambahkan aset bebas risiko membuat kombinasi portofolio efisien membentuk garis lurus dari titik Rf ke efficient frontier.
16). Risk-free asset biasanya dianggap:
A. Saham blue-chip
B. Obligasi pemerintah jangka pendek
C. Emas
D. Properti komersial
Jawaban: B
Pembahasan: Obligasi pemerintah jangka pendek dianggap bebas risiko karena memiliki probabilitas gagal bayar sangat rendah.
17). Indikator utama kinerja portofolio adalah:
A. Likuiditas portofolio
B. Sharpe Ratio
C. Ukuran perusahaan saham
D. Return historis tanpa risiko
Jawaban: B
Pembahasan: Sharpe Ratio menilai return portofolio dibanding risiko yang diambil, menjadi indikator kinerja utama.
18). Diversifikasi mengurangi risiko portofolio terutama:
A. Risiko sistematis
B. Risiko tidak sistematis
C. Risiko pasar
D. Semua jenis risiko
Jawaban: B
Pembahasan: Diversifikasi mengurangi risiko spesifik perusahaan/industri (unsystematic risk), tapi tidak menghilangkan risiko pasar.
19). Portofolio minimum variance adalah:
A. Portofolio dengan return maksimum
B. Portofolio dengan risiko minimum
C. Portofolio dengan beta = 1
D. Portofolio tanpa diversifikasi
Jawaban: B
Pembahasan: Portofolio minimum variance terletak di titik paling kiri pada efficient frontier, risiko total paling rendah.
20). Jika suatu aset memiliki beta = 0, artinya:
A. Aset mengikuti pergerakan pasar
B. Aset tidak memiliki risiko sistematis
C. Aset sangat volatil
D. Aset bebas risiko
Jawaban: B
Pembahasan: Beta = 0 menunjukkan return aset tidak dipengaruhi oleh fluktuasi pasar.
21). Jika return pasar meningkat 10% dan beta saham = 1,5, maka ekspektasi return saham adalah:
A. 10%
B. 15%
C. 5%
D. 1,5%
Jawaban: B
Pembahasan: CAPM: ΔRi = βi × ΔRm = 1,5 × 10% = 15%.
22). Volatilitas portofolio dipengaruhi oleh:
A. Return aset tunggal saja
B. Bobot masing-masing aset dan korelasi antar aset
C. Return rata-rata pasar saja
D. Jumlah saham dalam portofolio tanpa bobot
Jawaban: B
Pembahasan: Risiko portofolio ditentukan oleh bobot aset, volatilitas masing-masing, dan korelasi antar aset.
23). Korelasi sempurna positif antara dua aset menyebabkan:
A. Risiko portofolio bisa dihilangkan
B. Risiko portofolio minimal tetap tinggi
C. Portofolio bebas risiko
D. Return portofolio nol
Jawaban: B
Pembahasan: Jika korelasi = 1, risiko total portofolio merupakan kombinasi linier, diversifikasi tidak mengurangi risiko.
24). Korelasi negatif antara aset membantu:
A. Meningkatkan return tanpa meningkatkan risiko
B. Mengurangi risiko portofolio
C. Meningkatkan risiko portofolio
D. Menghapus risiko sistematis
Jawaban: B
Pembahasan: Aset berkorelasi negatif saling menyeimbangkan sehingga risiko total portofolio menurun.
25). Salah satu asumsi CAPM adalah:
A. Investor memiliki horizon investasi berbeda
B. Tidak ada biaya transaksi dan pajak
C. Investor hanya berinvestasi di satu saham
D. Pasar tidak efisien
Jawaban: B
Pembahasan: CAPM mengasumsikan pasar efisien tanpa biaya transaksi atau pajak.
26). Risk premium adalah:
A. Return absolut tanpa risiko
B. Return tambahan di atas risk-free rate sebagai kompensasi risiko
C. Risiko pasar dikalikan return
D. Return portofolio minimum
Jawaban: B
Pembahasan: Risk premium = E(R) – Rf, sebagai imbalan atas risiko yang diambil investor.
27). Salah satu kelemahan CAPM adalah:
A. Mengabaikan diversifikasi
B. Mengasumsikan semua investor risk-averse
C. Mengandalkan beta yang konstan sementara beta bisa berubah
D. Tidak mempertimbangkan return
Jawaban: C
Pembahasan: Beta bisa berubah seiring waktu, sehingga CAPM menjadi kurang akurat dalam praktek.
28). Expected return portofolio dua aset dihitung dengan:
A. Rata-rata return aset tunggal
B. Σ (wi × E(Ri))
C. (R1 + R2) / 2
D. Hanya aset dengan return lebih tinggi
Jawaban: B
Pembahasan: Return ekspektasi portofolio = w1E(R1) + w2E(R2).
29). Portofolio dengan Sharpe Ratio tertinggi:
A. Portofolio minimum variance
B. Portofolio optimal (tangency portfolio)
C. Portofolio risiko tinggi tanpa return tinggi
D. Semua portofolio sama
Jawaban: B
Pembahasan: Tangency portfolio memiliki return terbaik relatif risiko, sehingga Sharpe Ratio maksimum.
30). Diversifikasi lebih efektif jika aset:
A. Berkorelasi positif tinggi
B. Berkorelasi rendah atau negatif
C. Hanya satu jenis industri
D. Semua aset sama
Jawaban: B
Pembahasan: Aset berkorelasi rendah atau negatif mengurangi risiko total portofolio.
31). Jika portofolio terdiri dari aset bebas risiko dan aset berisiko, kombinasi optimal ditentukan oleh:
A. Total aset
B. Sharpe Ratio maksimum
C. Return aset tunggal
D. Likuiditas portofolio
Jawaban: B
Pembahasan: Kombinasi optimal terjadi pada portofolio tangency (CML) yang memberikan Sharpe Ratio tertinggi.
32). Risk-free rate adalah:
A. Return saham blue-chip
B. Return obligasi pemerintah jangka pendek
C. Return pasar rata-rata
D. Return aset spekulatif
Jawaban: B
Pembahasan: Risk-free rate umumnya dihitung dari obligasi pemerintah jangka pendek, dianggap bebas risiko gagal bayar.
33). Total risiko portofolio diukur dengan:
A. Beta
B. Standar deviasi (σp)
C. Return ekspektasi
D. Risk premium
Jawaban: B
Pembahasan: Total risiko portofolio diukur dengan standar deviasi return portofolio.
34). Investasi dalam portofolio efisien bertujuan untuk:
A. Memaksimalkan risiko
B. Memaksimalkan return untuk risiko tertentu
C. Menghindari return rendah
D. Hanya membeli saham dengan return tertinggi
Jawaban: B
Pembahasan: Portofolio efisien menawarkan return maksimum untuk risiko yang diambil.
35). Jika investor menginginkan portofolio risiko minimum, mereka harus memilih:
A. Portofolio tangency
B. Portofolio minimum variance
C. Portofolio pasar
D. Portofolio aset tunggal
Jawaban: B
Pembahasan: Portofolio minimum variance berada di titik paling kiri efficient frontier, risiko total paling rendah.
36). Beta >1 menunjukkan:
A. Saham lebih volatil dari pasar
B. Saham kurang volatil dari pasar
C. Saham sama volatil dengan pasar
D. Saham bebas risiko
Jawaban: A
Pembahasan: Beta >1 berarti saham bergerak lebih besar dibanding pasar, sehingga lebih berisiko.
37). Portofolio terdiri dari tiga aset dengan bobot w1=0,4, w2=0,3, w3=0,3 dan return ekspektasi masing-masing 10%, 12%, dan 8%. Return portofolio:
A. 10%
B. 11%
C. 12%
D. 9%
Jawaban: B
Pembahasan: E(Rp) = 0,410% + 0,312% + 0,3*8% = 4% + 3,6% + 2,4% = 10% → Cek ulang: 4+3,6+2,4=10% → Jawaban A
Koreksi: Jawaban A, return portofolio = 10%.
38). Salah satu cara untuk mengurangi risiko total portofolio adalah:
A. Menambahkan aset berkorelasi tinggi
B. Menambahkan aset berkorelasi rendah/negatif
C. Mengurangi jumlah aset
D. Fokus pada satu industri
Jawaban: B
Pembahasan: Aset berkorelasi rendah atau negatif menurunkan risiko total portofolio.
39). Portofolio tangency adalah portofolio:
A. Risiko minimum
B. Memberikan Sharpe Ratio maksimum
C. Tidak efisien
D. Hanya terdiri dari aset bebas risiko
Jawaban: B
Pembahasan: Portofolio tangency adalah titik pertemuan CML dengan efficient frontier, memberikan return optimal relatif risiko.
40). Risk premium adalah:
A. Return absolut tanpa risiko
B. Return tambahan di atas risk-free rate sebagai kompensasi risiko
C. Risiko pasar dikalikan return
D. Return portofolio minimum
Jawaban: B
Pembahasan: Risk premium = E(R) – Rf, sebagai imbalan atas risiko yang diambil investor.